




{"id":352140,"date":"2026-06-26T10:00:05","date_gmt":"2026-06-26T10:00:05","guid":{"rendered":"https:\/\/richs.co.id\/?p=352140"},"modified":"2026-06-08T14:32:32","modified_gmt":"2026-06-08T14:32:32","slug":"kenapa-adonan-roti-tidak-mengembang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/richs.co.id\/en\/kenapa-adonan-roti-tidak-mengembang\/","title":{"rendered":"Kenapa Adonan Roti Tidak Mengembang? Penyebab &#038; Cara Mengatasinya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah capek menguleni adonan, tapi roti tetap tidak mengembang saat proofing? Tenang ini masalah yang sangat umum dialami baker, baik pemula maupun yang sudah berpengalaman sekalipun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kabar baiknya, hampir semua penyebabnya bisa diidentifikasi dan diperbaiki. Yuk, cari tahu satu per satu.<\/span><\/p>\n<h2><b>Peran Ragi dalam Proses Mengembangnya Adonan Roti<\/b><\/h2>\n<h3><b>Bagaimana Ragi Bekerja dalam Adonan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ragi adalah makhluk hidup mikroskopis yang &#8220;memakan&#8221; gula dalam adonan dan menghasilkan gas karbon dioksida. Gas inilah yang terperangkap dalam jaringan gluten dan membuat adonan mengembang.<\/span><\/p>\n<h3><b>Mengapa Ragi Gagal Bekerja Optimal<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ragi sangat sensitif terhadap kondisi sekitarnya suhu, kadar garam, dan kelembaban semuanya berpengaruh. Jika salah satu faktor tidak tepat, ragi tidak bisa bekerja maksimal.<\/span><\/p>\n<h2><b>Penyebab Adonan Roti Tidak Mengembang<\/b><\/h2>\n<h3><b>1. Ragi Sudah Tidak Aktif atau Kedaluwarsa<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini penyebab paling sering. Ragi yang sudah melewati masa simpan atau tersimpan di tempat lembab akan kehilangan kemampuannya.<\/span><\/p>\n<p><b>Cara cek:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Larutkan ragi dalam air hangat bersuhu 38\u201340\u00b0C dengan sedikit gula. Tunggu 10 menit jika berbusa, ragi masih aktif. Jika tidak ada reaksi, ganti ragi baru.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Suhu Air Terlalu Panas atau Terlalu Dingin<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Air di bawah 35\u00b0C tidak cukup mengaktifkan ragi. Air di atas 45\u00b0C justru membunuhnya. Gunakan termometer dapur untuk presisi.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Terlalu Banyak Garam Bersentuhan Langsung dengan Ragi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Garam dalam jumlah besar yang langsung kontak dengan ragi bisa menghambat atau bahkan mematikan aktivitasnya. Selalu pisahkan garam dan ragi saat mencampur bahan kering.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Proses Pengulenan yang Kurang atau Berlebihan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kurang diuleni gluten belum terbentuk, gas tidak bisa terperangkap. Terlalu banyak diuleni struktur gluten rusak dan adonan menjadi keras.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Suhu Ruang Terlalu Dingin saat Proofing<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ragi bekerja optimal di suhu 27\u201332\u00b0C. Di ruangan ber-AC yang dingin, proses fermentasi bisa sangat lambat atau berhenti sama sekali.<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Komposisi Tepung yang Tidak Tepat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Roti membutuhkan tepung protein tinggi (minimal 11\u201313%) agar gluten yang terbentuk cukup kuat menahan gas. Tepung protein rendah tidak ideal untuk pembuatan roti.<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Adonan Terlalu Kering atau Terlalu Basah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adonan yang terlalu kering menghambat aktivitas ragi. Adonan terlalu basah tidak bisa menahan struktur yang terbentuk. Ikuti takaran cairan pada resep dengan cermat.<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara Memperbaiki Adonan Roti yang Tidak Mengembang<\/b><\/h2>\n<h3><b>1. Pindahkan ke Tempat yang Lebih Hangat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Coba pindahkan adonan ke tempat yang lebih hangat di dekat oven yang sedang menyala, atau masukkan ke dalam oven dengan mode lampu menyala saja (tanpa panas).<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Tambahkan Ragi Baru jika Ragi Lama Tidak Aktif<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Larutkan ragi baru dalam sedikit air hangat bergula, tunggu hingga berbusa, lalu uleni kembali ke dalam adonan yang gagal.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Uleni Kembali jika Gluten Belum Terbentuk Sempurna<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lakukan uji windowpane ambil sedikit adonan dan rentangkan tipis. Jika bisa ditarik tipis tanpa sobek hingga tembus cahaya, gluten sudah terbentuk dengan baik.<\/span><\/p>\n<h2><b>Tips Mencegah Adonan Roti Gagal Mengembang<\/b><\/h2>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Selalu cek tanggal kedaluwarsa ragi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> sebelum digunakan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Gunakan termometer<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk memastikan suhu air tepat di 38\u201340\u00b0C<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pisahkan garam dan ragi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> saat mencampur bahan jangan dicampur langsung<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Perhatikan waktu dan suhu proofing<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: sabar adalah kunci di tahap ini<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Solusi agar Roti Tetap Lembut Lebih Lama dengan Rich&#8217;s Crumb Softener<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-352141 lazyload\" data-src=\"https:\/\/richs.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/crumb-softener-richs-products-indonesia-1.webp\" alt=\"crumb-softener-richs-products-indonesia\" width=\"940\" height=\"517\" data-srcset=\"https:\/\/richs.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/crumb-softener-richs-products-indonesia-1.webp 940w, https:\/\/richs.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/crumb-softener-richs-products-indonesia-1-640x352.webp 640w, https:\/\/richs.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/crumb-softener-richs-products-indonesia-1-768x422.webp 768w, https:\/\/richs.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/crumb-softener-richs-products-indonesia-1-18x10.webp 18w, https:\/\/richs.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/crumb-softener-richs-products-indonesia-1-480x264.webp 480w, https:\/\/richs.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/crumb-softener-richs-products-indonesia-1-600x330.webp 600w\" data-sizes=\"(max-width: 940px) 100vw, 940px\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" style=\"--smush-placeholder-width: 940px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 940\/517;\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berhasil membuat roti yang mengembang sempurna itu menyenangkan tapi tantangan berikutnya adalah menjaga roti tetap lembut setelah dipanggang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Roti yang keras keesokan harinya adalah keluhan paling umum, terutama untuk kebutuhan produksi bisnis bakery.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sinilah<\/span><a href=\"https:\/\/richs.co.id\/en\/product-single\/?sku=20303&amp;country-code=ID\"> <b>Rich&#8217;s Crumb Softener<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dari Rich Products Indonesia hadir sebagai solusinya. Produk ini bekerja dengan memperkuat struktur gluten sehingga menghasilkan crumb yang lebih halus, lembut, dan moist serta menjaga kelembutan roti jauh lebih lama dibanding tanpa softener.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara penggunaannya pun praktis: cukup tambahkan 5\u20138% dari total berat tepung langsung ke dalam adonan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cocok untuk kebutuhan rumahan maupun produksi skala bisnis bakery yang membutuhkan hasil konsisten di setiap batch.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Baca juga:<\/span><a href=\"https:\/\/richs.co.id\/en\/bread-softener\/\"> <span style=\"font-weight: 400;\">Mengenal Rich&#8217;s Bread Softener untuk Roti Lebih Lembut<\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk konsultasi produk atau penjualan, <\/span><a href=\"https:\/\/richs.co.id\/en\/get-in-touch\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">hubungi tim<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> Rich Products Indonesia melalui <\/span><a href=\"https:\/\/richs.co.id\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">website resmi <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">Rich Products Indonesia. Dapatkan berbagai inspirasi resep, tips baking, dan insight bisnis kuliner lainnya di laman <\/span><a href=\"https:\/\/richs.co.id\/en\/newsroom\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">blog<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> Rich Products Indonesia.<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sudah capek menguleni adonan, tapi roti tetap tidak mengembang saat proofing? Tenang ini masalah yang sangat umum dialami baker, baik pemula maupun yang sudah berpengalaman sekalipun. Kabar baiknya, hampir semua penyebabnya bisa diidentifikasi dan diperbaiki. Yuk, cari tahu satu per satu. Peran Ragi dalam Proses Mengembangnya Adonan Roti Bagaimana Ragi Bekerja dalam Adonan Ragi adalah [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":352142,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-352140","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bakeri"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kenapa Adonan Roti Tidak Mengembang? Penyebab &amp; Cara Mengatasinya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pelajari penyebab adonan roti tidak mengembang dan cara mengatasinya agar tekstur roti lebih lembut, empuk, dan mengembang sempurna.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/richs.co.id\/en\/kenapa-adonan-roti-tidak-mengembang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kenapa Adonan Roti Tidak Mengembang? Penyebab &amp; Cara Mengatasinya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pelajari penyebab adonan roti tidak mengembang dan cara mengatasinya agar tekstur roti lebih lembut, empuk, dan mengembang sempurna.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/richs.co.id\/en\/kenapa-adonan-roti-tidak-mengembang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Richs Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-26T10:00:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-08T14:32:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/richs.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Adonan-Roti-Tidak-Mengembang.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"940\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"492\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Marisa\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Marisa\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/richs.co.id\/kenapa-adonan-roti-tidak-mengembang\/\",\"url\":\"https:\/\/richs.co.id\/kenapa-adonan-roti-tidak-mengembang\/\",\"name\":\"Kenapa Adonan Roti Tidak Mengembang? Penyebab & Cara Mengatasinya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/richs.co.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/richs.co.id\/kenapa-adonan-roti-tidak-mengembang\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/richs.co.id\/kenapa-adonan-roti-tidak-mengembang\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/richs.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Adonan-Roti-Tidak-Mengembang.webp\",\"datePublished\":\"2026-06-26T10:00:05+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-08T14:32:32+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/richs.co.id\/#\/schema\/person\/b3bf3110fe455cc673bf96ed7b59f346\"},\"description\":\"Pelajari penyebab adonan roti tidak mengembang dan cara mengatasinya agar tekstur roti lebih lembut, empuk, dan mengembang sempurna.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/richs.co.id\/kenapa-adonan-roti-tidak-mengembang\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/richs.co.id\/kenapa-adonan-roti-tidak-mengembang\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/richs.co.id\/kenapa-adonan-roti-tidak-mengembang\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/richs.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Adonan-Roti-Tidak-Mengembang.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/richs.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Adonan-Roti-Tidak-Mengembang.webp\",\"width\":940,\"height\":492,\"caption\":\"Adonan-Roti-Tidak-Mengembang\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/richs.co.id\/kenapa-adonan-roti-tidak-mengembang\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/richs.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kenapa Adonan Roti Tidak Mengembang? Penyebab &#038; Cara Mengatasinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/richs.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/richs.co.id\/\",\"name\":\"Richs Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/richs.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/richs.co.id\/#\/schema\/person\/b3bf3110fe455cc673bf96ed7b59f346\",\"name\":\"Marisa\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/richs.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c744232f577d4b9378ed8f4c822a92e4dc4a6a78e22ca9bf3c21b395631b76ed?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c744232f577d4b9378ed8f4c822a92e4dc4a6a78e22ca9bf3c21b395631b76ed?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Marisa\"},\"url\":\"https:\/\/richs.co.id\/en\/author\/maryani\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kenapa Adonan Roti Tidak Mengembang? Penyebab & Cara Mengatasinya","description":"Pelajari penyebab adonan roti tidak mengembang dan cara mengatasinya agar tekstur roti lebih lembut, empuk, dan mengembang sempurna.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/richs.co.id\/en\/kenapa-adonan-roti-tidak-mengembang\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kenapa Adonan Roti Tidak Mengembang? Penyebab & Cara Mengatasinya","og_description":"Pelajari penyebab adonan roti tidak mengembang dan cara mengatasinya agar tekstur roti lebih lembut, empuk, dan mengembang sempurna.","og_url":"https:\/\/richs.co.id\/en\/kenapa-adonan-roti-tidak-mengembang\/","og_site_name":"Richs Indonesia","article_published_time":"2026-06-26T10:00:05+00:00","article_modified_time":"2026-06-08T14:32:32+00:00","og_image":[{"width":940,"height":492,"url":"https:\/\/richs.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Adonan-Roti-Tidak-Mengembang.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Marisa","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Marisa","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/richs.co.id\/kenapa-adonan-roti-tidak-mengembang\/","url":"https:\/\/richs.co.id\/kenapa-adonan-roti-tidak-mengembang\/","name":"Kenapa Adonan Roti Tidak Mengembang? Penyebab & Cara Mengatasinya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/richs.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/richs.co.id\/kenapa-adonan-roti-tidak-mengembang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/richs.co.id\/kenapa-adonan-roti-tidak-mengembang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/richs.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Adonan-Roti-Tidak-Mengembang.webp","datePublished":"2026-06-26T10:00:05+00:00","dateModified":"2026-06-08T14:32:32+00:00","author":{"@id":"https:\/\/richs.co.id\/#\/schema\/person\/b3bf3110fe455cc673bf96ed7b59f346"},"description":"Pelajari penyebab adonan roti tidak mengembang dan cara mengatasinya agar tekstur roti lebih lembut, empuk, dan mengembang sempurna.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/richs.co.id\/kenapa-adonan-roti-tidak-mengembang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/richs.co.id\/kenapa-adonan-roti-tidak-mengembang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/richs.co.id\/kenapa-adonan-roti-tidak-mengembang\/#primaryimage","url":"https:\/\/richs.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Adonan-Roti-Tidak-Mengembang.webp","contentUrl":"https:\/\/richs.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Adonan-Roti-Tidak-Mengembang.webp","width":940,"height":492,"caption":"Adonan-Roti-Tidak-Mengembang"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/richs.co.id\/kenapa-adonan-roti-tidak-mengembang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/richs.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kenapa Adonan Roti Tidak Mengembang? Penyebab &#038; Cara Mengatasinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/richs.co.id\/#website","url":"https:\/\/richs.co.id\/","name":"Richs Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/richs.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/richs.co.id\/#\/schema\/person\/b3bf3110fe455cc673bf96ed7b59f346","name":"Marisa","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/richs.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c744232f577d4b9378ed8f4c822a92e4dc4a6a78e22ca9bf3c21b395631b76ed?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c744232f577d4b9378ed8f4c822a92e4dc4a6a78e22ca9bf3c21b395631b76ed?s=96&d=mm&r=g","caption":"Marisa"},"url":"https:\/\/richs.co.id\/en\/author\/maryani\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/richs.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/352140","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/richs.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/richs.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/richs.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/richs.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=352140"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/richs.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/352140\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":352143,"href":"https:\/\/richs.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/352140\/revisions\/352143"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/richs.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/352142"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/richs.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=352140"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/richs.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=352140"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/richs.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=352140"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}